Assalamu'alaikum...Selamat Datang di Blog pribadi saya...Take your Coment Bro.........Energi disipasi dapat berarti energi yang hilang dari suatu sistem. Hilang dalam arti berubah menjadi energi lain yang tidak menjadi tujuan suatu sistem. Timbulnya energi disipasi secara alamiah nggak dapat dihindari 100%. Contohnya 1) Energi panas yang timbul akibat gesekan. Dalam hal ini timbulnya gesekan dianggap merugikan. Rumusnya ya W = f.s di mana f adalah gaya gesekan dan s adalah perpindahan benda. 2) Energi listrik yang terbuang akibat adanya hambatan pada kawat penghantar. Rumusnya ya W = I^2 R.t (I kuadrat kali R kali t) di mana I adalah kuat arus listrik, R hambatan listrik dan t adalah waktu. 3) Energi panas pada trafo. trafo itu dikehendaki untuk mengubah tegangan. Namun pada kenyataan timbul panas pada trafo. Panas ini dapat dianggap energi disipasi. dan masih banyak lagi. Daya berarti energi tiap satuan waktu....

14/08/12

Bedah buku “Chairul Tanjung si anak singkong” Bab 1-10


Bab 1 : Kain halus ibu sebagai biaya kuliah
Lahir dari golongan biasa-biasa saja, seorang bapak pengusaha yang bersebrangan idealisme dengan pemerintah di jaman orde baru yang akhirnya membuat bapak dari CT ini “dimiskinkan”.
Di bab ini CT akan segera merasakan bangku kuliah, hampir sama halnya dengan kebanyakan orang tua sekarang, yang  rela menjual apapun demi kelangsungan pendidikan anak-anaknya.


Bisa dibilang keluarga seorang CT ini tidaklah begitu miskin (silahkan anda bandingkan dengan bapak Dahlan Iskan), buktinya beliau masih dapat merasakan hangatnya bangku SMA Budi Utomo yang pada saat itu merupakan salah satu SMA unggulan di Jakarta. Diceritakan ibu dari CT ini demi kelangsungan pendidikan anaknya, rela “menggadaikan” kain halus yang pada saat itu merupakan harta berharga bagi ibu beliau. Uang sebesar 75.000 rupiah yang dijaman itu sudah dapat digunakan untuk biaya masuk di Universitas Indonesia(UI). Beliau CT masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG UI) yang pada saat itu bukan jurusan unggulan jika di bandingkan dengan jurusan kedokteran ataupun jurusan ekonomi. (Coba bandingkan dengan saat ini, bagaimana sesorang yang akan masuk FKG membyar ratusan juta rupiah agar dapat masuk di jurusan ini). Jika dilihat saat itu berarti beliau CT sudah masuk di jajaran fakultas bonafit, karena saingan fakultas beliau adalah fakultas yang alumninya adalah yang akan jadi menteri di Indonesia. Pesan yang yang menarik di bab ini terdapat di halaman 5, yakni “Agar bisa keluar dari kemiskinan, pendidikan merupakan langkah yang harus di tempuh dengan segala daya dan upaya”.

Bab 2 : lima belas ribu pertama dalam hidup saya

Di bab ini, sudah kelihatan pandainya seorang Chairul Tanjung melihat prospek bisnis. Segala yang beliau lihat adalah uang, mulai dari jasa fotocopy hingga penyedia alat-alat praktikum di FKG tempat beliau kuliah. Kuncinya “Jaringan dan Kepercayaan”. Sudah barang pasti untuk memperoleh keuntungan kita perlu membangun jaringan, yakni perbanyak teman, perbanyak koneksi lalu bangunlah kepercayaan mereka, berlaku lah dengan jujur sehingga kita dipercaya. Saya ingat salah satu kata-kata yang saya lupa sumbernya darimana “Banyak teman banyak rejeki J

Bab 3 : juragan fotokopi dikampus

Masih berhubungan dengan bab 2 diatas, dimana beliau menjadi juragan photocopy. Akan tetapi bukan karena beliau mempunyai mesin nya, tetapi beliau meminjam mesin kepada temannya. Disinilah beliau mulai mempunya banyak teman dari mahasiswa hingga dekan FKG

Bab 4 : Berjualan alat kedokteran dikampus

Menjadi mahasiswa kedokteran apalagi kedoktera gigi merupakan salah satu jurusan yang mahal. Hal ini dikarenakan biaya bahan praktikum yang mahal. Beliau CT memanfaatkan peluan ini untuk menjadi penyedia alat-alat praktikum. Modalnya dari mana?? Modalnya dari seorang Jendral yang menjadikan diri sebagai jaminan. Bagaimana CT bisa kenal?? Silahkan baca sendiri bukunya biar penasaran.

Bab 5 : Karena sang Jendral, akhirnya dua teman lulus kewiraan

Kewiraan adalah salah satu bentuk matakuliah, bentuknya seperti PPKN yang merupakan Matakuliah Dasar Umum. Disini CT membantu kedua temannya dengan modal lobi dan baca.
“beberapa buku sengaja saya baca hingga habis agar memiliki banyak referensi sebagai bahan berbincang dengan sang jendral seputar senjata dan perang. Saya hanya mahasiswa, dan lawan bicara nanti adalah seorang jendral berpengalaman”.


Bab 6 : Mahasiswa Teladan, Aktivis sekaligus pebisnis

Rasanya beliau CT hampir mencapai kesempurnaan sebagai seorang manusia disini. Bagaimana tidak, sebagai seorang mahasiswa sudah banyak yang digelutinya. Di bab ini beliau bercerita tentang ke ikut sertaannya diberbagai macam kegiatan dan aktivitas didalam dan diluar kampus yang padat, sekaligus menjalankan usaha dan bisnisnya sekaligus merasakan  jatuh bangunnya usaha atau bisnis yang didirikannya.

Bab 7 : Pengenalan Talasemia kepada masyarakat

Di bab ini beliau bercerita tentang penyakit talasamia yang diderita oleh anak seorang dosen beliau. Apakah talesemia itu? Telasemia tidak bisa dikatakan sebuah penyakit, tetapi kelainan karena faktor genetik. Setiap manusia seperti mahluk hidup lainnya membawa serangkaian rantai gen pembawa sifat, dan pada kasus talasemia salah satu diantara rantai genetik tersebut cacat. Produksi sel darah merah oleh tulang sumsum tidak normal, kecil, dan mudah hancur. Seharusnya bulat dan kuat. Kondisi ini mengakibatkan kulit penderita menjadi sangat pucat . untuk penjelasan lengkapnya silahkan ke http://id.wikipedia.org/wiki/Talasemia . Di bab ini juga dijelaskan awal mula didirikannya Yayasan Thalasemia di tahun 1987. Ada yang menarik di bab ini, seorang Chairul Tanjung yang merupakan lulusan sarjana Kedokteran Gigi Universitas Indonesia yang ingin berbagi ilmu namun tidak dapat direalisasikannya. Kenapa ? ini jawaban dosen beliau “Kamu itu punya selera bisnis yang bagus, lain daripada yang lain, bakat juaga ada, latihan sejak awal kuliah pun sudah kamu lakukan, apa lagi? Sudah, lupakan jadi dosen, biar yang lain yang mengurusi masalah pendidikan. Bicara pengabdian, banyak cara untuk mewujudkan hal itu.”

Bab 8 : Kegagalan Pertama saat saha di luar kampus

CT membangun usaha pertamanya yang di beri nama CV Abadi Medical & Dental Supply. Bukan karena usaha beliau tidak laku, tetapi terlebih karena boros, besar pasak daripada tiang. Akhirnya usaha beliau tutup karena merugi.

Bab 9 : Peran pendidikan bermula dari keluarga

Di bab ini CT menceritakan tentang dunia pendidikan yang beliau rasakan, mulai dari SD hingga SMP. Dimana disinilah karakter beliau sebenarnya dibentuk, juga tentang bapak beliau yang idealis. Di bab ini juga ada kalimat beliau yang saya suka “ Menghadapi kegagalan pertama bangkrutnya usaha formal diluar kampus, apakah kemudia saya tunduk, takut, kalut, takluk? Ah, sama sekali tidak. Layar sudah kadung terbentang, pantang pulang jika tiada ombak menghantam menghancurkan seluruh lambung lantas menenggelamkan. Saya masih memiliki kegigihan, kedisplinan, dan tanggung jawab untuk meneruskan usaha yang gagal tersebut “

Bab 10 : Menunggu bapak pulang demi zakat fitrah

“Suatu hari malam takbiran saat saya masih kelas dua SMP. Waswas menuggu bapak yang belum juga pulang. Saya sendirian menunggu beliau di ujung gang seraya berdoa semoga beliau kali ini membawa uang untuk membayar zakat fitrah kami sekeluarga”.
Terharu … :(
Demikian bedah buku dari saya, semoga dapat mewakili sedikit dari isi buku tersebut. Selengkapnya beli sendiri yah bukunya J

09/06/12

Tips Skripsi, Thesis, Dissertation


 Oleh Prof. Dr. Jazi Eko Istiyanto, M.Sc.

Skripsi - tugas akhir S1 - , ataupun Thesis - tugas akhir S2 - HARUS selesai dalam waktu 4 (empat) bulan karena 2 (dua) bulan diperlukan untuk ujian, revisi, dan proses yudisium.  Sifatnya sedikit berbeda. Untuk S1 tidak perlu ide baru (walau ide baru tidak dilarang, tetapi tidak harus) dan tidak diharuskan ada analisis yang mendalam. Selama ada desain hardware/software, ada prototipe hardware/software, ada pengujian (testing), dan ada kesimpulan. Untuk S2 diperlukan analisis yang lebih mendalam dan ada sedikit ide (tidak harus baru juga).

Dissertation (ini istilah USA utk tugas akhir S3, di UK tugas akhir S3 disebut Thesis sedangkan S2 disebut dissertation). Saya cenderung mengadopsi istilah UK, karena mahasiswa S3 diharuskan mempunyai pendapat (thesis) tentang sesuatu hal dan kemudian membuktikan/menguji pendapatnya dengan mambangun prototipe hardware/software. Mahasiswa S3 harus mempunyai ide baru atau memingrasikan ide X untuk problem Y menjadi ide X untuk problem Z. Misalnya konsep virus dalam ilmu biologi diterapkan pada konsep virus dalam ilmu komputer. Disseration S3 harus selesai dalam waktu 3 (tiga) tahun.

Skripsi, thesis, dan dissertation adalah proyek, karena itu diperlukan manajemen proyek. Dalam manajemen proyek, kita kenal segitiga proyek : scope (batasan masalah), cost (biaya), schedule (jadwal). Ketiga hal ini membentuk quality (kualitas). Dalam tugas akhir kita melakukan trade-off antara scope, cost, dan schedule. Bila schedule molor (ada keterlambatan) maka pasti berimplikasi pada cost (misalnya SPP yang harus dibayar). Karena itu, scope harus jelas sebelum kita mulai. Kejelasan ini dapat didukung dengan membaca banyak paper ilmiah jurnal (karen jurnal memuat paper yang telah direview oleh para pakar) dan yang diterbitkan belum lama lalu (masih baru) agar kita tidak terjerumus pada reinventing the wheel, melakukan penelitian S3 yang sudah bukan merupakan problem penelitian lagi. Artinya, pertanyaan riset kita telah lama terjawab.

Kondisi terburuk adalah bila kita menunda-nunda selesainya tugas akhir dengan harapan dengan bertambahnya waktu kita dapat ide yang lebih baik yang dapat meningkatkan kualitas tugas akhir kita. Di beberapa program studi dan perguruan tinggi, tugas akhir yang selesai tetapi waktunya molor, tidak mungkin memperoleh A, walau bagus sekali kualitasnya, karena melanggar kendala waktu. Lebih parah lagi, bila sudah ditunda penyelesaiannya, tugas akhir kita tetap saja jelek kualitasnya

Kebiasaan menunda-nunda ini disebut procrastination. Procrastination adalah musuh produktivitas.

Pekerjaan tugas akhir bukanlah magnum opus, bahkan pekerjaan S3 sekalipun. Kita tidak mencari greatness (kehebatan)  tetapi completeness (kelengkapan). Mahasiswa hanya diharuskan menunjukkan kompetensi untuk melakukan riset dan menerapkan metodologi riset yang tepat untuk judul yang ia pilih. Tidak pernah ada tugas akhir yang menyelesaikan persoalan dunia. yang ada adalah menyelesaikan satu persoalan kecil dan memunculkan persoalan-persoalan baru lainnya. persoalan-persoalan baru sebagai produk samping penelitian S3 tertuang dalam SARAN (Future Works).

Prinsip 1 :Do not get it perfect, get it done— Jangan menulis skripis/thesis/disertasi yang sempurna, selesaikan saja!
Prinsip 1 adalah akibat dari
Sifat 1 :A thesis must have a flaw— setiap thesis (skripsi, disertasi juga termasuk) pasti memuat kekurangan.
Hanya kitab suci (misalnya Al-Qur’an) yang tidak mengandung kesalahan — Wa lam yaj’alahu ‘iwajan —He has not made therein any crookedness(QS 18:1)

Mereka yang menganggap tugas akhirnya akan merupakann magnum opus, biasanya malah tidak segera selesai dan terancam drop-out. Mungkin karena mereka akan menulis ‘kitab suci’ maka Tuhan tdk pernah menolongnya. Mana mungkin Tuhan menolong ‘kompetitornya’?
Tugas akhir harus diawali dengan rencana (proposal) dan rute menuju tercapainya rencana. Kita juga harus tahu kapan berhenti (selesai).

Disertasi S3 haruslah memuat sesuatu yang baru bagi semua orang (new to everyone). Ini adalah hasil riset primer (primary research). Untuk memperoleh sesuatu yang baru bagi semua orang, mahasiswa S3 perlu melakukan riset sekunder(secondary research) untuk memperoleh sesuatu yang bersifat baru untuk dirinya (new to you). “New to you” diperlukan untuk memperoleh pengetahuan yang cukup mengenai topik penelitiannya.

Mengapa kita perlu membaca literatur (untuk mahasiswa S2/S3 dilarang membaca textbook. Bacalah paper dari jurnal internasional  bereputasi atau jurnal nasional terakreditasi. Textbook berisi informasi yang sudah usang bagi riset)?
menguasai literatur - misalnya paper terbaru tahun berapa, terbit di mana, idenya apa?
memetakan komunitas - misalnya kelompok-kelompok riset di mana saja yang melakukan riset, apa perbedaan metodenya, apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing.
mengidentifikasi ceruk riset kita - apa kekhasan riset kita dan bagaimana posisinya dalam komunitas riset, utk mengetahui kontribusi kita

Disertasi S3 adalah suatu bukti kompetensi riset mhs S3:
penguasaan tentang topik penelitiannya
kedalaman riset
penghargaan atas disiplin ilmunya
kemampuan meneliti secara mandiri (independent research)
kemampuan mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian dan kaitannya dengan peneliti lain di bidangnya

Jadi disertasi S3 bukanlah magnum opus (sutau proyek penelitian yang hebat yang berakhir pada puncak kerja hebat), tetapi disertasi S3 adalah bukti kompetensi dan profesinalisme, bukan kehebatan!

Mhs S3 harus banyak membaca, menulis, mengelola bibliografi, mempublikasikan, berdiskusi dg pembimbing (promotor/kopromotor), membuat backup pekerjaannya, membaca disertasi di bidangnya dari hal 1 hingga halaman terakhir.

Mhs S3 harus mampu menunjukkan
(1)   kemampuan mengenali dan memvalidasi masalah penelitian
(2)   kemampuan berpikir secara orisinil, independen, dan kritis, serta kemampuan mengembangkan konsep teoritis
(3)   pengetahuan tentang perkembangan terkahir di bidang risetnya dan bidang-bidang yang terkait.
(4)   pemahaman tentang metodologi riset dan teknik riset yang relevan serta aplikasinya yang sesuai utk topik risetnya.
(5)   kemampuan menganalisis dan mengevaluasi secara kritis penemuannya dan penemuan orang lain
(6)   kemampuan merangkum, mendokumentasikan, melaporkan, dan melakukan refleksi atas perkembangan risetnya
(7)   pemahaman yang luas tentang konteks risetnya pada tingkat nasional maupun internasional
Perbedaan antara tahapan-tahapan riset S3 dapat dilukiskan sebagai berikut:
Mahasiswa S3 Tahun Pertama :
(1)   mengetahui bidang penelitiannya
(2)   membaca referensi untuk mengetahui apa yang telah diketahui orang (komunitas risetnya)
(3)   melakukan survey, koleksi data/fakta, dan membuat laporan
(4)   memikirkan bagaimana mengorganisir sumber-sumber/bahan penelitian
Mahasiswa S3 Tahun Kedua :
(1)   mengetahui topik penelitiannya
(2)   mengorganisir informasi
(3)   memikirkan bagaimana mengidentifikasikan research questions (pertanyaan-pertanyaan riset)
Mahasiswa S3 Tahun Ketiga :
(1)   mengetahui permasalahn yang ia teliti
(2)   memilih informasi yang relevan
(1)   (3)memikirkan apa yang sudah disebutkan dalam research questions

Mahasiswa S3 Tahun Keempat (menjelang lulus) :
(1)   memiliki research evidence (data-data pendukung thesisnya)
(2)   membaca referensi untuk mengetahui apa yang belum diketahui orang
(3)   mengevaluasi dan memilih informasi
(4)   memikirkan tentang apa yang belum dilakukan orang lain berkaitan dengan reserach questions yang dia angkat.
Mhs S3 harus mampu menunjukkan
(1)   memposisikan research question dalam peta bidang ilmunya
(a)   apa pentingnya research question tsb pada bidang ilmunya
(b)   posisi research question dalam kaitannya dengan riset serupa yang dilakukan peneliti lain
(c)    identifikasi dan kritik atas pendekatan/solusi alternatif
(2)   penguasaan istilah akademik bidang ilmunya
(a)   penggunaan istilah teknis secara benar
(b)   menjamin bahwa tdk terjadi salah ketik, salah tanda titik, koma, titik-koma, penggunaan tata bahasa yang kurang benar dsb.
(c)    menjamin kebenaran urutan penomoran tabel, gambar, listing program dsb. dan merujuknya secara benar di dalam teks disertasi (tidak boleh ada tabel, gambar, listing program yang tidak diberi nomor, atau sama sekali tidak dirujuk. Tidak boleh ada “seperti terlihat pada gambar di bawah ini”, tetapi sebaiknya “seperti terlihat pada gambar 3″)
(d)   menjamin bahwa semua referensi dalam daftar pustka dirujuk pada teks disertasi dengan cara perujukan yang benar. Bila daftar pustaka urut abjad nama terakhir penulis pertama, maka perujukannya dengan cara menyebut nama terakhir semua penulis disertai tahun terbit atau dengan penggunaan et.al bila penulis lebih dari dua orang. Pada daftar pustaka tdk boleh ada et.al (semua penulis harus ditulis).
Misalnya

Penulis : Abdullah Paimin, Siti Nurjannah Paijem, dan Maria Magdalena Painem
Judul : Implementasi Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Mikrokontroller dan Zigbee
Tahun Terbit ; 2008
Diterbitkan di : Proceedings Seminar Nasional Teknologi Informasi

maka di daftar pustka ditulis

Paimin, A., Paijem, S.N., dan Painem, M.M., 2008 : Implementasi Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Mikrokontroller dan Zigbee, Proc. Seminar Nasinoal Teknologi Informasi.

kemudian dirujuk dengan cara (Paimin et.al, 2008) atau (Paimin, Paijem dan Painem, 2008)

Bila perujukannya menggunakan angka, maka disusun urut kronologi perujukan. Di daftar pustaka,
[3]  Paimin, A., Paijem, S.N., dan Painem, M.M., 2008 : Implementasi Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Mikrokontroller dan Zigbee, Proc. Seminar Nasinoal Teknologi Informasi.

dan dirujuk dengan cara, misalnya, menurut [3]….dst
(3)   Penguasaan literatur yang terkait
Mulailah dengan membaca paper “review” atau “survey”, misalnya search di Google : “wireless sensor network a survey pdf” maka kita akan menemukan paper yang merangkum penelitian di bidang wireless sensor networks, wireless sensors and actor networks, wireless multimedia sensor networks, dsb. Peran survey paper atau review paper sangat besar karena menghemat waktu kita. Dari pada mencarti sendiri masing-masing paper (yang mungkin berjumlah ratusan), kita cukup membaca rngkumannya (tentu saja dengan tetap bersikap kritis) yang telah ditulis para peneliti kaliber dunia (biasanya review paper atau survey paper ditulis atas “undangan” journal penerbitnya dan biasanya dipilih tokoh dunia di bidang itu).
Karena mayoritas literatur ditulis dalam bahasa Inggris, maka TOEFL/IELTS merupakan syarat bagi banyak program S3. Sedikit sekali mhs S3 yang bisa survived dengan TOEFL ’seadanya’. Cara mempelajari bhs Inggris adalah denga  memperhatikan pola-pola dan memperhatikan bagaimana orang Inggris menggunakan kata-kata bhs Inggris.
(4)   Metodologi riset :
bidang yang berbeda mengadopsi metodologi riset yang berbeda. Bahkan dalam keluarga Computing Curricula 2008 (Computer Science, Computer Engineering, Software Engineering, Information Systems, dan Information Technology) pun berbeda-beda, walau satu keluarga. Mhs S3 harus menguasai betul metodologi riset di bidangnya : apa yang dianggap sbg data, bukti riset, bgmn data dianalisis, dsb. serta mampu mengkritisi pendekatan tersebut terkait dengan keunggulan dana kelemahannya.
(5)   Penguasaan teori dibidangnya.
Teori sebaiknya diperoleh dari paper, bukan dari textbook. Sebuah thesis/disertasi bukan sebuah produk jadi. Kalau dalam pekerjaan S3 diperlukan menulis software atau menyusun hardware, maka software dan hadware tersebut ‘hanya’ diperlukan untuk membuktikan pendapat (thesis) mhs S3. Mhs S3 adalah researcher, bukan developer. Tidak ada gunanya menyusun software/hardware yang memnuhi kualitas industri, cukup prototype saja.

(6)   Kedewasaan akademik (academic maturity)
Promotor/ko-promotor hanyalah memberi masukan. Setelah itu, terserah mhs S3 sendiri. Promotor/ko-promotor tdk bertugas mengkoreksi salah ketik, mereka hanya ada untuk mengkritisi posisi disertasi apakah sudah layak uji atau belum.  Disertasi adalah pekerjaan independen mhs S3, karena itu diperlukan kedewasaan akademik. Ketika saya ujian Ph.D, maka saya hanya menghadapi penguji internal, dan penguji eksternal. Supervisor saya tdk ada di ruang ujian, bahkan tidak menandatangani Thesis S3 saya. Di UGM, seorang promovednus harus berhadapan dengan 9 (sembilan) orang penguji. Di UK, ujian S3 dinamakan Ph.D Viva.
Sebuah proposal untuk penelitian S3 harus pula memenuhi syarat “doability” (dapat diselesaikan) dalam waktu 3 (tiga) tahun. Sebuah proposal yang memuat pertanyaan riset yang layak untuk pekerjaan S3 tetapi tidak dapat diselesaikan dalam waktu 3 tahun, bukanlah sebuah proposal yang baik. Isi proposal, selain pertanyaan riset, juga harus memuat jadwal pengerjaan (biasanya dikemukakan dalam bentuk Gantt Chart), serta metodologi penelitiannya (biasanya dikemukakan dalam bentuk flowchart).
-----
ok semoga bermanfaat...

11/05/12

Kisah Seorang Tukang Kayu


Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya. Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya.
tukang kayu
Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia Cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan. Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia
menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu, ” katanya, “hadiah dari kami.” Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia
mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.

Itulah yang terjadi pada kehidupan kita. Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan. Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik.Bahkan, pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik. Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri. Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara yang jauh berbeda. Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu. Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaik–baiknya, seolah–olah kita hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi. Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk dalam barisan kemenangan.

Teori Konspirasi Jatuhnya Pesawat komersial Sukhoi SSJ 100

Sukhoi super jet 100
Jatuhnya pesawat komersial Sukhoi Super Jet 100 yang kini telah ditemukan membuat sejumlah orang merasa keheranan. Karena kita tau kalo itu jenis pesawat baru yang direncanakan akan dibeli oleh beberapa perusahan penerbangan indonesia, pada saat sedang joy flight ke dua pesawat tersebut kehilangan kontak di sekitar gunung salak di jawa barat. Di berita kan di media cetak maupun elektronik bahwa pesawat sukhoi tersebut sebelum jatuh di tepian gunung salak pesawat tersebut berada di ketinggian 10000 kaki diatas permukaan laut dan lalu meminta ijin turun di ketinggian 6000 kaki diatas permukaan laut setelah itu putus kontak komunikasi dari menara pemantau serta hilang dari jangkauan radar. Sudah sekitar 7 pesawat jatuh di bogor sejak tahun 2002 (http://news.detik.com/read/2012/05/10/140910/1914056/10/rentetan-kecelakaan-pesawat-di-balik-kecantikan-gunung-salak?991101mainnews atau http://www.tribunnews.com/2012/05/11/sejak-tahun-2002-sudah-tujuh-pesawat-jatuh-di-bogor).
Tempat jatuhnya SSJ 100

jet perang sukhoi
4 kejanggalan penerbangan pesawat sukhoi :

1. Turun dari 10000 kaki ke 6000 kaki : pesawat ini belum mendapat ijin turun ke 6000 kaki akan tetapi tetap turun ke 6000 kaki
2. Sinyal darurat tidak terdeteksi : Setiap pesawat memilik sinyal darurat, akan tetapi sinyal ini tidak terdeteksi, salah satu negara yang bisa mendeteksi sinyal ini adalah singapura, akan tetapi mereka tidak mendapatkannya
3. Rute joy flight : Tiap penerbangan Joy flight tidak diharuskan melewati wilayah gelap seperti daerah pegunungan. Penerbangan joy flight haruslah diwilayah terang seperti lautan
4. Sinyal hp yg masih menyala : ada dua orang yang masih aktif sinyal HP nya ketika dihubungi pukul 17.00.


Buat penggemar teori konspirasi seperti saya, ada yang menarik disini. Bagaimana pesawat baru seperti itu bisa jatuh, pesawat komersial pertama buatan rusia yang juga memproduksi pesawat jet sukhoi yang merupakan salah satu jet tempur terbaik didunia. Adakah campur tangan Amerika dan sekutunya disini? adakah yang telah menyabotase pesawat tersebut? padahal di joy flight pertamanya masih baik-baik saja. Atau kah pihak Rusia sendiri yang menyabotase nya untuk membuat US takut disalahkan? seperti yang kita tahu amerika serikat memabawa pasukan nya ke Darwin - Australia untuk memperkuat pertahanannya di Asia Pasifik dan gosip nya di tahun 2013 akan ada pasukan US lagi yang akan di tempatkan di Singapura. Memang antara Amerika Serikat dan Rusia tidak pernah sejalan, baik masih dengan nama Uni Soviet kedua negara ini sering terlibat perang. Coba kita lihat di film-film action dengan genre war, jika bukan dengan China maka dengan Rusia negara paman sam ini berseteru dan kadang juga dengan Korea Utara. Saat ini pihak Rusia sudah mengirimkan tim identifikasinya ke Indonesia untuk menyelidiki kenapa bisa pesawat ini jatuh. Apa pendapat anda??

10/05/12

Belajar dari semut...



Suatu hari seorang Raja mengajak anaknya, pangeran kecil menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya pangeran kecil sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Raja mendorongnya untuk menghampiri, "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?"  tanya sang ayah.
i'm strongest than you coy...
"Oh lihatlah ayah sekawanan semut itu, mereka begitu sibuk mengangkat daun menuju sarang. Untuk apa sebenarnya daun-daun itu?"  tanya Pangeran kepada ayahnya. "Daun itu adalah makanannya, anakku. Ini adalah musim dimana mereka biasa mengumpulkan makanan, untuk bekal ketika salju mulai turun menutupi bumi." "Lihatlah mereka begitu kecil tapi sanggup mengangkat daun yang begitu besar, bahkan jauh lebih besar dari tubuh mereka sendiri. Ternyata semut tidak selemah yang aku kira selama ini."
Pengeran kecil tampak begitu heran dan kagum dengan pemandangan yang sedang dilihatnya.
”Itulah Kuasa Tuhan, bahkan binatang yang paling lemah diberikan Tuhan kekuatan melebihi yang lain. Tuhan itu adil. tahukah kamu anakku, semut yang kecil ini sanggup mengangkat beban yang bahkan 10 kali lebih berat dari
tubuhnya. Seekor gajah yang paling besarpun tidk akan sanggup menandingi kekuatan seekor semut. Anakku, jangan pernah sekalipun engkau meremehkan mereka yang tampak lemah. Belajarlah dari semut! Jika engkau nanti menjadi seorang Raja”
"Engkau tahu berapa lama mereka akan mengangkat makanan-makanan itu?" tanya Raja. "Entah ayah, mungkin sampai nanti sore".
"Tidak nak, tidak seperti itu. Mereka akan terus bekerja mengumpulkan makanan hingga musim dingin tiba. Lihatlah bagaimana mereka bekerja! Mereka seakan tidak pernah lelah. Tidak ada yang diam, tidak ada yang tampak sedang asik bersantai bukan?" sambung Raja
"Ya, ayah benar. Mereka semua bekerja! Tapi Ayah, mungkinkah karena mereka takut akan dihukum jika tidak bekerja? mungkin ada yang sedang mengawasi mereka bekerja."
Pangeran mencoba mengajukan argumennya.
"Tidak, tidak ada yang mengawasi, semut bukan budak dari siapapun. Semut hanya memiliki seorang Ratu yang bertugas melahirkan para semut, sedangkan sebagian besar semut adalah jenis pekerja dan sisannya adalah semut prajurit yang bertugas menjaga koloni dan Ratu mereka. Tapi tidak untuk mengontrol para pekerja." Jawab Raja.
"Anak ku, jika engkau mau merenungkannya, engkau bisa belajar banyak dari kehidupan para semut." Sambung Raja.
"Apakah itu ayah, katakanlah supaya aku ini mengerti."
"Baiklah, supaya engkau tahu, semut adalah binatang yang bijaksana, yang menyadari bahwa untuk segala sesuatu ada massanya. Mereka menyadari ada waktu untuk mengumpulkan dan bekerja serta ada waktu untuk beristirahat. Ketika masa untuk bekerja datang, mereka akan menggunakannya untuk mengumpulkan bekal makanan. Tak satupun dari mereka yang berusaha mencuri waktu untuk bersantai dan bersenang-senang. Karena mereka sadar ketika musim dingin tiba, mereka akan dapat beristirahat di dalam sarangnya yang hangat, semua beristirahat, tidak ada yang bekerja. Mereka makan dan minum, berpesta sambil menanti datangnya musim semi.”
"Yang kedua, sebagai semut, mereka tahu bagaimana hidup dalam bersama dalam komunitasnya. Setiap semut
paham akan tugas dan perannya masing masing. Mereka menjalankan tugasnya dengan setia. Mereka tidak perlu
dipaksa dan tidak perlu didikte. Mereka tetap bekerja tanpa perlu diawasi. Tiap-tiap semut akan melakukan tugasnya
dengan sukarela dan sungguh-sungguh. Yang satu tidak iri dengan yang lain. Selain rajin, semut adalah binatang
yang memiliki integritas tinggi.”
"Anakku jika engkau nanti menjadi seorang raja yang akan memimpin bangsamu, ajaklah rakyatmu belajar dari para
semut ”
Mari kita renungkan, betapa tidak sempurnanya kita sebagai manusia,
sehingga masih harus belajar dari para semut ….!!



04/05/12

Tahukah Anda? dan 4 mei dalam sejarah


{{{title}}}
Zubir Said

"... bahwa Zubir Said menciptakan lagu kebangsaan Singapura "Majulah Singapura" saat masih memiliki kewarganegaraan Indonesia?"
"... bahwa Jerman adalah negara Eropa pertama yang menciptakan sistem asuransi kesehatan bagi para pekerjanya pada 1888?"
"... bahwa selama Perang Krim, pasukan Britania kehilangan sepuluh kali lebih banyak anggotanya karena disentri ketimbang karena luka-luka dalam pertempuran?"
"... bahwa Laika, seekor anjing betina, adalah makhluk hidup pertama yang menumpang wahana luar angkasa pada 3 November 1957? "

4 mei dalam sejarah :



{{{title}}}
Willem van Outhoorn

1635 - Willem van Outhoorn, kelak menjadi Gubernur-Jendral Hindia-Belanda di Batavia antara tahun 1691 - 1704, lahir di Ambon.
1814 - Napoleon Bonaparte tiba di Pulau Elba dan memulai pengasingannya yang pertama.
1979 - Margaret Thatcher menjadi Perdana Menteri Inggris wanita pertama.
1982 - Pemilu ketiga pada masa Orde Baru berlangsung di Indonesia.


sumber : wiki.org



01/05/12

Tahukah Anda ? dan 1 MEI DALAM SEJARAH


{{{title}}}
Hoover
"... bahwa benda hidup terbesar di bumi adalah sebuah jamur di bawah tanah di Oregon, Amerika Serikat? Panjangnya melintang sekitar 5,6 km."
"... bahwa bagi pengamat yang berdiri di Pluto, matahari tidak akan lebih terang daripada Venus yang tampak di langit kita di malam hari?"
"... bahwa perut ular terletak pada seperlima bagian depan dari tubuhnya?"
"... bahwa Herbert Hoover adalah presiden AS pertama yang menyumbangkan gajinya untuk amal?"

1 MEI DALAM SEJARAH

1886 - Sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran.
1890 - Hari Buruh Internasional pertama kali diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara.
1941 - Citizen Kane, salah satu film yang dianggap terbaik sepanjang masa, mulai diputar.
1963 - James Whittaker menjadi orang Amerika pertama yang menaklukkan Gunung Everest.
1969 - Pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di daerah kekuasaan pihak pemberontak di Irian Barat untuk membebaskan daerah tersebut.
1994 - Ayrton Senna meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis di Grand Prix San Marino

wikipedia.org

30/04/12

Pasukan Kerjaan Seulikia


Pasukan Seleukia adalah angkatan darat di Kekaisaran Seleukia, yang merupakan salah satu dari banyak negara Hellenistik yang berdiri setelah kematian Aleksander Agung.
Seperti halnya pasukan Hellenistik besar lainnya, pasukan Seleukia bertempur terutama dengan gaya Yunani-Makedonia, dengan bagian utamanya berupa phalanx. Phalanx adalah formasi tempur yang besar dan padat yang terdiri dari sekumpulan prajurit. Dalam formasi phalanx, masing-masing prajurit membawa sebuah perisai kecil serta sebuah tombak panjang yang disebut sarissa. Bentuk pertempuran ini dikembangkan oleh pasukan Makedonia pada masa pemerintahan Philippos II dari Makedonia dan disempurnakan oleh putranya Aleksander Agung. Selain phalanx, pasukan Seleukia juga menggunakan sejumlah besar prajurit lokal serta tentara bayaran untuk mendukung pasukan bergaya Yunani-Makedonia mereka. Ini dikarenakan jarak yang jauh antara Kekaisaran Seleukia dengan Yunani-Makedonia, yang merupakan tempat asal para pemimpin Seleukia, sehingga tidak mudah untuk memperoleh pasukan Yunani-Makedonia.
Pasukan Seleukia digunakan oleh Kekaisaran Seleukia terutama untuk bertempur melawan negara-negara Hellenistik, Republik Romawi, dan Kekaisaran Parthia.
194fkr.JPG
Biru muda: Wilayah Kekaisaran Seleukia ketika Antiokhos Agung naik tahta.
Biru tua: Perluasan wilayah Kekaisaran Seleukia setelah penaklukan oleh Antiokhos Agung.
Seleukos I, pendiri Kekaisaran Seleukia dan pelopor pendirian pemukiman militer di kekaisaran.

Meskipun pasukan Seleukia memiliki banyak keunggulan pada masa kejayaannya, namun Kekaiaaran Seleukia pada akhirnya tetap mengalami kemunduran, terutama dengan banyaknya perselisihan dalam dinasti antara para penuntut tahta kekaisaran. Romawi, setelah kematian Antiokhos IV, mendukung penuntut tahta yang dirasa lemah dan dianggap tidak akan mengancam Romawi. Senat Romawi mendukung Antiokhos V yang masih muda dan lemah, daripada Demetrios yang lebih kapabel, yang pernah menjadi sandera di Romawi selama beberapa waktu. Ketika Demetrios merebut tahta dengan gelar Demetrios I, Romawi mengganggunya dengan mendukung Alexander Balas dan banyak pemberontak seperti misalnya Yohanes Hyrkanos di Yudea.
Gajah perang Seleukia dalam Pertempuran Beth Zakaria.
Kekaisaran Seleukia yang terus melemah berakibat pada penaklukan oleh orang-orang Parthia terhadap kesatrapan-kesatrapan timur Seleukia. Peristiwa ini berlangsung bersamaan dengan persang saudara di dalam kekaisaran. Ada masa ketika Kekaisaran Seleukia sedikit menguat dalam kampanya melawan Parthia pada masa pemerintahan Antiokhos VII namun setelah dia meninggal dalam pertempuran, Kekaisaran Seleukia kembali mengalami lebih banyak kekalahan dan terus menderita kemunduran. Hilangnya wilayah kekuasaan membuat Kekaisaran Seleukia kehilangan sumber daya manusia dan ekonomi yang penting. Pad awal abad pertama SM, Kekaisaran Seleukia masih harus menderita masalah dan ketidakstabilan akibat perang saudara antara kelompok utara dan selatan dalam keluarga kerajaan Seleukia. Kurangnya tenaga manusia dan ketidakstablan potilik menjadikan Kekaisaran Seleukia sangat bergantung pada tentara bayaran dan milisi warga. Lebih jauh lagi, Kekaisaran Seleukia sudah tidak mampu lagi mengelola dan mengerahkan pasukan phalanx dengan jumlah yang sama seperti dalam Pertempuran Raphia ataupun Pertempuran Magnesia.

10/04/12

Kisah Inspiratif dalam bekerja

  • Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

  • Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja

  • Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik. Ibu menjawab: “Mengapa? Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

  • Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur. Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

  • Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya? Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

  • Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

  • Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja

14/03/12

Humor Cerdas dan SEGARRR kawan!!!

PIKUN
Entah bagaimana seorang profesor cerdas dapat menikahi seorang gadis cantik namun pelupa. Suatu hari, ketika mereka sendang menikmati malam yang tenang dirumah, tiba-tiba terdengar ketukan pada pintu.
“Astaaga,” teriak sang istri, “itu pasti suami saya.”
Dan profesor pikun pun langsung melompat keluar jendela.
 
GURU TK
“Anak-anak, hari ini kita akan bermain tebak-tebakan. Ibu akan memegang sebuah benda dibelakang tubuh ibu, dan kalian harus menebaknya sesuai dengan gambaran yang ibu berikan,” terang guru di depan kelas.
“sekarang ibu sedang memegang benda berbentuk bulat. Siapa yang tau? angkat tangan!”
“saya bu guru. Ibu pasti sedang memegang buah apel ?!” teriak seorang anak.
“sebenarnya ibu sedang memegang buah ceri. Tapi tak apa. paling tidak ibu jadi tau apa yang sedang engkau pikirkan.”
“ibu guru, sekarang bolehkah saya yang bertanya dan ibu yang menerka?” Tanya anak itu lagi.
“tentu saja boleh, sayang”
Anak itu lalu maju didepan kelas lalu membelakangi gurunya dan berkata. “saya sedang memegang benda yang lonjong, panjangnya 5cm, dan dibagian bawahnya berwarna merah…”
“hentikan itu, nak!!” teriak si ibu guru
“yang saya pegang ini sebatang korek api,” jawab anak itu kalem.
“tapi paling tidak saya tau apa yang ibu pikirkan.”
 
DEBAT MAHASISWA
Perdebatan seru terjadi dikelas filsafat, membahas apakah Tuhan itu ada atau tidak. Professor mengajak para mahasiswa berpikir dengan logika:
“adakah diantara kalian yang pernah mendengar Tuhan?” Tak ada yang menjawab
“adakah diantara kalian yang pernah melihat Tuhan?” lagi-lagi tak ada jawban
“atau adakah diantara kalian yang pernah menyentuhNya” masih tak ada jawaban
“kalau gitu Tuhan itu tidak ada.”
Seorang mahasiswa yang religius mengacungkan tangannya dan meminta ijin untuk bicara.
“adakah diantara kalian yang pernah mendengar otak profesor?” hening
“adakah diantara kalian yang pernah melihat otak profesor?” hening bercampur galau
“atau adakah diantara kalian yang pernah menyentuh otak profesor” sang professor terlihat galau
Karena tak ada yang menjawab maka mahasiswa itu kemudian menyimpulkan, “Kalau begitu, professor memang tak punya otak”

06/03/12

Era Mikroprosesor INTEL (modern)

Mikroprosesor Modern

Pada tahun 1978, intel mengleuarkan mikroprosesor 8086, dan tahun berikutnya 8088. Keduanya adalah mikroprosesor 16-bit, yang dapat mengeksekusi instruksi dalam waktu sesingkat 400ns atau 2,5 MIPs. Intel 8086 dan 8088 mengalokasikan memori sebesar 1MB , 16 kali lebih besar dari memori 8085. Satu ciri lainnya yang ditemukan pada 8086/8088 adalah cache atau antrian instruksi 4 atau 6 byte yang mengambil lebih sedikit (cicilan) instuksi, sebelum instruksi tersebut dijalankan.

Mikroprosesor 80286. Mikroprosesor 80286 juga memiliki arsitektur mikroprosesor 16-bit dan hampir sama dengan 8086 dan 8088, kecuali bahwa mikroprosesor ini mengalamatkan memori 16MB, bukan lagi 1MB. Clock speed dari 80286 meningkat sehingga eksekusi beberapa instruksi menjadi secepat 250 ns (4,0 MIPs) dengan versi asli 8MHz

Mikroprosesor 32 –bit.  Mikroprosesor 80386 merupakan penyempurnaan dari mikroprosesor 8086 dan 80826 dan merupakan mikroprosesor fungsional 32 –bit pertama intel yang mengandung data bus 32 –bit dan alamat memori 32-bit. Melalui bus data 32 –bit 80386 mengalamatkan memori 4GB.

Mikroprosesor 80486. Pada tahun 1989, intel mengeluarkan meikroprosesor 80486. Struktur internal 80486 di modifikasi dari 80386 sedemikian rupa sehingga separuh instruksinya dieksekusi dalam satu clock, bukannya dua clock. Karena 80486 tersedia dalam versi 50MHz, maka kira-kira setengah dari instruksinya-instruksinya dieksekusi pada 25 ns (50 MIPs).


Milling Speed and Feed CALCULATOR